Cara Membantu Bayi Lebih Aktif dan Cerdas

Memiliki seorang anak adalah sebuah amanah yang diberikan Tuhan. Sebagai orang tua, haruslah mendidik dan merawat anak sebaik mungkin. Namun masih banyak orang tua yang masih belum mengetahui cara merawat anak khususnya bayi. Terkadang untuk orang tua baru masih belum peka, misalnya terhadap fase perkembangan bayi. Tidak usah khawatir, karena Anda akan terlatih dengan terbiasa atau juga bisa bertanya pada orang tua.

Salah satu mendidik bayi yang mungkin masih belum banyak diketahui orang tua yaitu cara membantu bayi agar ia semakin aktif dan cerdas. Apa saja cara–caranya? Berikut informasinya:

Memakaikan baju yang membuat bayi bebas bergerak

Biasanya orang tua akan memakaikan baju pada bayi yang terkesan membungkus berlebihan. Dengan begitu, bayi akan cenderung susah bergerak. Sebaiknya, kenakan pakaian sesuai dengan kondisi udara yang ada.

Di siang hari, bayi tidak membutuhkan baju yang lebih tebal dari baju yang dikenakan ibu. Bayi membutuhkan baju yang lebih tipis agar tidak merasa panas ketika digendong ibu. Jangan pula memakaikan sarung tangan terlalu lama. Sarung tangan ini cukup dipakai ketika cuaca sedang dingin.

Salah satu keaktifan awal bayi adalah mengeksplorasi wajah dan mulut. Jadi jangan membuat bayi terganggu dengan memakaikan sarung tangan terus menerus. Tapi jangan lupa pula untuk memotong kukunya.

Olahraga kecil ketika ganti popok

Ini akan menjadi rutinitas yang menyenangkan dan bisa memberi perkembangan fisik yang cukup signifikan. Pastikan sebelumnya tempat mengganti popok sudah nyama dan aman. Pastikan pula ruangan cukup hangat agar bayi tidak merasa kedinginan ketika posisi tidak memakai baju sedikit lebih lama.

Anda bisa membebaskan bayi menggerakkan tangan dan kaki. Ketika bayi berhenti, goyangkan lagi tubuhnya sambil nyanyikan lagu. Gerakkan kaki seperti gerakan mengayuh sepeda. Jika leher bayi sudah kuat untuk menopang kepala, Anda bisa melakukan latihan untuk duduk. Tarik lengan si bayi dengan perlahan dan lembut ke arah ibu dari posisi tidur berubah menjadi posisi duduk.

Bayi yang semakin besar akan semakin banyak aktifitas yang dilakukan. Misal menggoyangkan tubuh ke kanan dan kiri atau latihlah dalam posisi telungkup. Bisa juga Anda pijat dan gelitik bayi dengan perlahan.

Menjadi wahana memanjat

Wahana yang paling baik untuk media latihan bayi memanjat adalah tubuh ibu atau ayah. Selain bisa menjadi media panjatan yang aman tentu juga menyenangkan. Sejak lahir, bayi akan suka ditimang dan digoyang pelan. Ibu bisa mengajak bermain bayi dengan meletakkan bayi di bagian bawah lutut, setelah itu menggoyang pelan sambil menarik lembut tangan ke arah ibu.

Nah, ketika bayi sudah bisa menarik dirinya sendiri, Anda bisa membiarkannya menyandarkan perut di kaki ibu. Posisikan tubuh Anda jongkok dan biarkan si bayi meraba wajah atau menaiki seluruh tubuh Anda sehingga ia bisa melompat ke atas kasur.

Aktivitas seperti ini jangan Anda batasi, kapanpun bayi dalam kondisi yang aktif, berikan ia dorongan untuk berdiri atau lompat dengan berpegangan pada jari ibu.

Demikian informasi mengenai cara membantu bayi agar lebih aktif lagi. Dengan membuat bayi semakin aktif, maka akan membuatnya semakin cerdas pula. Oleh karena itu tetap perhatikan setiap fase perkembangan bayi agar Anda tahu betul harus memberikan stimulus apa kepada si kecil. Pemberian stimulus yang tepat akan membantu mengoptimalkan daya tumbuh kembang anak.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*