Program “Aku Bisa Investasi” dari BNP Paribas, Langkah Awal Berinvestasi

Salah satu langkah mempersiapkan masa depan yang lebih baik adalah dengan berinvestasi. Meski demikian, masih banyak orang yang belum mengetahui pentingnya berinvestasi, terutama bagi masyarakat awam. Padahal investasi memiliki banyak ragam, mulai dari tabungan, deposito, saham, dan masih banyak lagi. Saat ini investasi yang sedang populer adalah reksadana. Namun karena keterbatasan informasi membuat banyak orang masih segan memulai investasi ini. Padahal reksadana bukanlah investasi yang sulit dan bahkan bisa dilakukan oleh hampir semua kalangan masyarakat. Salah satunya adalah dengan program “aku bisa investasi” yang dipelopori BNP Paribas.

Banyak anggapan bahwa investasi hanya milik orang-orang yang sudah lama terjun ke dalam pasar modal atau untuk orang-orang yang memiliki modal besar. Pada kenyataannya, tidaklah demikian sebab kita sebagai masyarakat awam pun berhak, bahkan disarankan untuk mulai berinvestasi. Terhitung dari tanggal 31 Oktober sampai saat ini, masyarakat dapat menikmati salah satu program dari BNP Paribas tersebut. BNP Paribas, sebagai salah satu manager investasi terbaik dan lembaga perbankan internasional sekaligus manajer investasi terbesar bekerja sama dengan provider seluler terbesar kedua di Indonesia, Indosat Ooredo.

Kerjasama ini dilaksanakan sejalan dengan program Otoritas Jasa Keuangan (OJK) untuk menjaring sebanyak-banyaknya investor sehingga diharapkan nantinya, Indonesia bisa menjadi basis juta investor pada tahun ini, 2017. Para calon investor dapat melakukan aktivasi layanan investasi melalui aplikasi DompetKu dari Indosat Ooredoo sehingga dapat meningkatkan fleksibilitas dari e-wallet tersohor ini. Program ini juga dilakukan untuk mendukung langkah inisiasi pemerintah dalam hal inklusi keuangan serta membuka akses yang lebih luas kepada jutaan pelanggan lainnya yang memiliki keterbatasan baik dalam hal informasi maupun layanan investasi.

Yang paling penting adalah perlunya masyarakat akan pemahaman mengenai investasi, terutama dalam bentuk reksadana. Disinilah diperlukan adanya sosialisasi yang konkret mengenai prinsip-prinsip investasi serta memberikan informasi bahwa tidak butuh modal besar untuk berinvestasi. Bahkan hanya dengan nominal 100 ribu rupiah pun orang dapat berinvestasi dan tidak terbatas pada kalangan profesional saja. Sehingga dengan sosialisasi tersebut diharapkan masyarakat berkenan memanfaatkan program “Aku Bisa Investasi” sebagai langkah permulaan berinvestasi.

Be the first to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.


*